wedew..
bulan ini, genap tiga tahun blog ‘namaku bumi’ ini tak disentuh oleh pemiliknya, yaitu saya sendiri. akhirnya terlihat betapa malas dan tidak kreatifnya saya untuk menulis sesuatu, selain sesuatu yang memang diharuskan dalam pekerjaan – pekerjaaan saya menulis. fiuh..
by the way, ngomong-ngomong, ini kan sudah bulan september ya, bulan ke-9 di tahun 2011. artinya, tahun ini tinggal empat bulan ke depan. waktu ngulik-ngulik sedikit catatan resolusi 2011 di awal tahun. hoaaa.. sepertinya satupun tak terealisasi. hmmm, beberapa resolusi – yang tak terlalu privat – akan kubagi. tapi hasilnya, sebagian besar belum terealisasi.. (~.~)
1. persiapan sekolah lagi.
: well, saya melewatkan banyak kesempatan di awal tahun, termasuk tiga prioritas beasiswa yang diharapkan, salah satunya Boursier du Gouvernement Français (BGF). sampai tengah tahun, belum juga mulai untuk belajar bahasa yang menjadi kendala dari awal tahun. campur-campur alasannya. mulai dari kesibukan kerja, kendala bahasa, sampai kebiasaan menunda-nunda.
2. ngajar sekolah minggu atau anak jalanan
: di tengah tahun, sudah ada temen yang ngajak. tapi karena libur sabtu-minggu yang berganti-ganti ga jelas, akhirnya melemahkan semangat untuk mewujudkannya. lagi-lagi, alasannya itu. padahal pengen kali bisa ngajar. tapi kata mama, pengen jangan cuma sampai pada pikiran dan perasaan saja, harus dikejar dan diwujudkan.
3. rajin berkomunikasi dengan keluarga
: untungnya, hal ini tak terlupakan. komunikasi dengan papa, mama, Tomi dan Killian terus dimaksimalkan lewat telepon, sms, facebook sampai blackberry messenger di pertengahan agustus. sampai tengah tahun, juga masih konsisten berkunjung ke rumah saudara. tapi menjelang akhir tahun ini, kok malah makin jarang.
4. belajar nyetir mobil
: sebenarnya, sudah pernah latihan nyetir dan pernah bisa nyetir. tapi sudah 4 tahun ilmunya tak dipakai lagi. alhasil, tak pede untuk nekat. cita-cita ini juga tak kunjung terwujud. selain hepeng belum cukup. waktu juga membingungkan. padahal, resolusi ini cukup berguna juga kalau bisa segera diwujudkan. setidaknya lebih berguna kalau lagi jalan-jalan sama keluarga.
5. ngajar lepas di kampus-kampus
: cita-cita ini sudah terwujud. tapi baru satu kali. hahaha.. waktu itu, jadi dosen tamu bareng teman kantor, Inggried Dwi Wedhaswary di universitas bung hamka. menyenangkan sekali mengajar itu.
menurut kamus besar bahasa indonesia, resolusi itu adalah: re•so•lu•si /résolusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.
kadang-kadang saya mikir, mengapa ya harapan dan cita-cita kita tak kunjung tercapai? padahal, kita tahu dari awal bahwa cita-cita dan harapan itu baik dan tidak muluk-muluk. ternyata saya mendapati diri tidak disiplin untuk mengejarnya, termasuk mendoakannya dan meminta Allah untuk turut campur tangan. jika menurutNya baik untuk hidup dan masa depan kita, tentu segera terwujud. jika tidak, saya perlu berbesar hati (meski tak mudah dan butuh waktu).
tapi, di sini saya belajar, saya harus melakukan bagian saya terlebih dahulu dengan sebaik-baiknya, alias berupaya keras untuk mencapainya. seperti disuratkan dalam KBBI, perlu ada kebulatan antara upaya keras saya dan kehendak Tuhan. saya belajar di bulan ke-9 ini agar semangat untuk berusaha tidak melemah. betapapun banyaknya kendala dan kondisi yang membuat semangat kita melemah.
nah, ini sudah bulan ke-9. apa saja resolusi kamu tahun ini yang sudah terwujud dan apa yang belum?

